Estimasi Biaya Pengiriman
Rp8.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Sistem engsel fleksibel memungkinkan pelat atas menyesuaikan diri secara otomatis dengan ketebalan objek panggangan. Mekanisme ini memastikan tekanan merata pada seluruh permukaan sandwich, baik yang tipis maupun tebal isiannya. Hasilnya adalah pematangan sisi atas dan bawah seimbang tanpa menekan roti hingga gepeng atau merusak integritas visual sajian
Pelat Cast Iron memiliki retensi panas superior dan durabilitas fisik tinggi terhadap gesekan spatula logam, namun memerlukan perawatan seasoning rutin agar tidak lengket. Sebaliknya, pelat dengan Teflon coating menawarkan kemudahan operasional dan pembersihan cepat, sangat cocok untuk menu dengan kandungan gula tinggi atau keju mudah leleh. Namun, lapisan ini memiliki umur pakai lebih pendek dan rentan tergores jika tidak ditangani menggunakan peralatan berbahan silikon atau kayu.
Tipe ini menggunakan konduksi panas langsung dari dua arah (atas dan bawah). Varian Double Head memiliki dua pelat atas independen dengan satu pelat bawah yang lebar, memungkinkan operator memasak dua menu berbeda secara simultan.
Menghasilkan tanda panggangan (grill marks) yang estetis. Ideal untuk panini, daging steak, atau dada ayam.
Memaksimalkan area kontak permukaan. Cocok untuk toasting roti tawar agar warna cokelat merata, memasak telur, atau pancakes.
Menggunakan sabuk berjalan (conveyor belt) yang membawa roti melewati elemen pemanas di ruang bakar. Panas dihasilkan melalui radiasi elemen inframerah atau quartz heater, bukan kontak langsung.
Fokus pada kecepatan dan volume produksi tinggi (ratusan lembar per jam).
Sarapan prasmanan hotel atau rantai restoran burger volume tinggi yang membutuhkan konsistensi warna panggangan seragam.
Mesin spesifik di mana roti dimasukkan secara vertikal (dijatuhkan) dan bersentuhan dengan pelat panas sambil meluncur ke bawah melalui gravitasi atau rel mekanis.
Mengaramelisasi permukaan dalam roti burger (buns) dalam hitungan detik (biasanya 10-30 detik) tanpa mengeringkan bagian dalam roti (crumb), menciptakan penghalang agar saus tidak meresap ke dalam roti.
Karakteristik: Memiliki retensi panas sangat baik. Setelah panas, suhunya tidak cepat turun saat adonan dingin diletakkan.
Kelemahan: Memerlukan waktu pemanasan awal (pre-heat) yang lama (15-20 menit). Berpori, sehingga memerlukan proses seasoning agar tidak lengket dan rentan transfer rasa antar makanan jika sanitasi buruk.
Karakteristik: Pemanasan sangat cepat karena menggunakan elemen inframerah di balik kaca. Permukaan tidak berpori sehingga tidak menyerap bau dan sangat mudah dibersihkan.
Kelemahan: Lebih rapuh terhadap benturan mekanis keras (seperti spatula logam yang dipukulkan). Biaya investasi awal jauh lebih tinggi.
Karakteristik: Pemanasan cepat dan anti-lengket secara alami.
Kelemahan: Lapisan coating (teflon/keramik) akan terkelupas seiring waktu akibat gesekan dan panas, yang kemudian memerlukan penggantian pelat total.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami


